WiMAX Tutorial / Tentang WiMAX ( versi bahasa indonesia )

Tulisan ini ditransalasi dari :

www.nrspot.com www.wimax.com www.wimax.com/author/ctownsed

by Carl Townsend

figure1

Figure 1 WiMAX memiliki dampak potensial yang dapat mempengaruhi segala format / platform teknologi telekomunikasi

WiMax memiliki potensi untuk menggantikan banyak teknologi yang digunakan pada infrastruktur telekomunikasi . Pada konfigurasi fixed wireless ( nirkabel tetap ) dapat menggantikan jaringan kabel tembaga yang dimiliki oleh perusahaan telepon, juga menggantikan infrastruktu TV Cable yang menggunakan kabel coaxial dengan service tambahan berupa Internet Service Provider . Pada varian mobile teknologi . WiMax memiliki potensi untuk mengganti jaringan cellular .WiMax atau Worlwide Interoperability for Microwace Acess adalah sebuah standart yang dikeluarkan oleh IEEE atau Institute of Electrical and Electronic Engineers ( www.ieee.org ), standarisasi didesain pada 802.16-2004 ( Fixed Wireless Application ) dan 802.16e-2005 ( mobile wireless ) . Perkumpulan industri dagang / Wimax ForumTM ( http://www.wimaxforum.org ) memberikan definisi bahwa WiMax adalah sebagai alternative “last mile” akses broadband wireless ( broadband wireless access / BWA ) terhadpa cable modem service , Digital Subscriber Line (DSL) atau T1/E1 service .

lengkapnya disini

Fixed WiMAX

figure2

Fixed WiMAX menawarkan biaya yang lebih efektif terhadap solusi point to point dan point to multipoint . (wimax-tutorial legkap )

Yang membuat WiMAX menjadi suatu teknologi yang menarik adalah karena rentang pengembangan aplikasi menjadi semakin mungkin dan masuk akal dan tidak terbatas hanya pada akses internet broadband , T1/E1 untuk kepentingan bisnis , Voice Over IP ( Voip ) sebagai backbone perusahaan telepon , (IPTV) senagai pengganti TV cable , backbone untuk Wi-Fi hotspots dan menara telepon celular , jasa telepon mobile, mobile data TV , jasa emergency mobile , pengganti kabel fiber optic untuk backbone wireless . WiMax memberikan service fixed(tetap), portable atau mobile non-line-of-sight ( NLOS) terhadap sebuah station subscriber / device terkoneksi , yang dikenal sebagai sebuah alat customer premise equipment (CPE) . Beberapa tujuan dari WiMAX sendiri bersangkutan dengan kemampuan WiMAX itu sendiri dalam menangani service coverage area sekita 6 mil dari sebuah WiMax Base Station untuk point-to-multipoint , non-line-of-sight . Kemampuan ini dapat memberikan kemampuan sampai dengan 40 megabits per second (Mbps) untuk fixed dan aplikasi portable .Site / Pusat WiMAX Cell dapat memberikan bandwith yang cukup untuk mensuport ratusan dari kepentingan bisnis dengan kecepata setara dengan T1 dan ribuan pelanggan rumahan yang memiliki koneksi setara dengan service DSL dari satu base station .

Mobile WiMAX

figure3

Mobile WiMAX memungkinkan berbagai macam perangkat telekomunikasi untuk bergerak fungsi menjadi mobile

Mobile WiMAX membawa aplikasi fixed wireless untuk melangkah lebih jauh dan memberikan kemampuan kepada aplikasi-aplikasi berbasis telepon ke skala yang lebih besar . Sebagai contoh , mobile WiMAX memberikan kemampuan streaming video untuk melakukan broadcast terhadap perangkat kamera polisi yang berada di dalam mobil ataupun berbagai macam alat yang bergereak diatas 100 kilometer / jam . Potensi yang dimiliki ini dapat menggantikan kemampuan telepon selular dan data mobile yang didapatkan dari operator telepon seperti EvDo, EvDv dan HSDPA . Mobile WiMax memiliki nilai penting untuk penggabungan service seperti mobile TV dan game online .

WiMAX bukanlah Wi-Fi

figure4

Dimana Wi-Fi mengcover sebuah kantor atau coffee shop , sementara WiMAX mengcover sebuah kota .

Yang paling sering terdengar tentang deskripsi WiMAX di media bahwa WiMAX adalah pengembangan dari Wi-Fi . Pada kenyataanya bahwa WiMAX lebih dari itu . Tidak hanya WiMAX menawarkan eksponen range dan troughput yang lebih besar dari Wi-Fi ( Secara teknis , berbicara tentang 802.11b, meskipun varian-varian baru dari 802.11 menawarkan pengembangan-pengembangan secara substansi dari varian “b” – 802.11b) , WiMAX juga menawarkan tingkatan carrier dari quality of service ( QoS) dan keamanan . Wi-Fi sendiri selama ini memiliki permasalahan dengan keamanannya . Varian “b” dari 802.11 menawarkan tidak adanya prioritas untuk trafikpenggunaan yang ideal untuk voice ataupun video. Batasan range dan troughput dari Wi-Fi berarti bahwa Wi-Fi Service Provider harus membangun dan menyaipakan banyak akses point untuk mengcover area dan service yang sama digunakan untuk jumlah layanan customer yang digunakan oleh sebuah / satu WiMAX base station . Group kelompok kerja IEEE 802.11 sudah melakukan approval terhadap upgrading untuk 802.11 dan QOS nya .

Menggabungkan voice/suara dan data semudah menggunakan radio FM ?

figure3

Penggabungan Data dan Suara semudah menggunakan Radio FM
Coba ketika anda memvisualisasikan keadaan dimana anda menghidupkan FM Radion di kantor anda . Anda akan menerima informasi ( berita , cuaca , berita olahraga ) dari layanan tersebut ( Stasiun Radio FM ) dan perangkat keras yang digunakan adalah Radio FM dengan antenanya . WiMAX sendiri dapat dijabarkan sebagai seuatu hal yang sama dengan cara kerja Radio FM diatas . Dimana base station ( radio dan antena ) dimisalkan untuk stasiun radio kemudian melakukan pengiriman informasi / data ( akses internet , VoIP, IPTV) dan alat berlangganan seperti WiMAX CPE yang digunakan untuk menerima layanan . Perbedaan besarnya adalah WiMAX adalah layanan dua arah yang interaktif .

Arsitektur Wireless

Pada bagian berikut akan diberikan konsep gambaran simpel dan daftar istilah yang akan menolong pembaca untuk dapat mengerti bagaimana WiMAX bekerja dan akan membantu pembaca untuk dapat melakukan komunikasi dengan industri WiMAX .

source : www.nrspot.com

Arsitektur Wireless : point-to-point dan point-to-multipoint

Ada 2 skenario dalam pengembangan teknologi wireless baik point-to-point dan point-to-multipoint.

figure4

Konfigurasi point-to point dan point-to-multipoint

Point-to-point (P2P)

Point-to-point biasanya digunakan ketika ada dua titik kepentingan dimana kondisi adalah satu titik pengirim dan satu titik sebagai penerima . Skenario ini juga digunakan untuk proses media transportasi / melakukan proses tranportasi dari sumber data ( data center , fasilitas colocation server , fiber POP , kantor pusat , dan lain lain ) ke klien / pelanggan atau juga digunakan sebagai titik untuk distribusi dengan menggunakan metode arsitektur point to multipoint . Sebagai suatu arsitektur yang disebut dengan penyebaran / beam dengan terfokus diantara 2 rentang titik dan troughput dari point-to-point radio yang lebih besar daripada produk point-to-multipoint.

Point-to-Multipoint (PMP)

Dapat dilihat pada gambar diatas dimana point-to-multipoint dapat diartikan sama dengan distribusi . Satu base station dapat melayani ratusan dari pelanggan yang berbeda-beda baik yang bersangkutan dengan bandwith dan layanan yang disediakan .

Line of sight (LOS) atauu Non-line of sight (NLOS)?

figure4

Konfigurasi point-to point dan point-to-multipoint


Perbedaan antara line of sight dan non-line of sight .

Pada masa-masa awal teknologi ( sebagai contoh LDMS,MMD) yang kurang sukses kalau mau dibilang tidak sukses dalam penerapannya untuk pasar yang masal yang disebabkan karena ketidak mampuan untuk memberikan layanan yang berbasiskan skenarion non-line-of-sight . Hal ini menyebabkan keterbatasan jumlah pelanggan yang dapat dijangkau dan memberikan biaya yang tinggi untuk penyediaan base station dan perangkat CPE , sehingga menyebakan rencan bisnis yang dikembangkan mengalami kegagalan .

WiMAX memiliki fungsi terbaik pada situasi line of sight dan tidak seperti teknologi sebelumnya , WiMAX memberikan rentang / range dan troughput yang dapat diterima meskipun pelanggan tidak dalam wilayah line of sight terhadap base station . Bangunan-bangunan yang terdapat antara base station dan pelanggan menurunkan range/ rentang jarak dan troughput itu sendiri , tetapi dalam lingkungan wilayah perkotaan , sinyal radio masih cukup kuat untuk memberikan pelayanan yang memuaskan .

Kemampuan yang diberikan oleh WiMAX teknologi yang dapat melakukan pelayanan dalam konsep non-line-of-sight , menyebabkan Service Provide atau penyedia jasa yang menggunakan WiMAX dapat menjangkau banyak pelanggan dalam kantor-kantor yang berada dalam gedung untuk mendapatkan pelanggan dengan biaya yang rendah dikarenakan banyak pelanggan yang dapat diperoleh hanya dari satu base station .

Radio WiMAX

Inti dari WiMAX adalah Radio WiMAX itu sendiri . Sebuah radio terdiri dari sebuah transmitter ( pengirim ) dan sebuah receiver ( penerima ) .

WiMAX Radios menjalankan proses listrik osilasi pada sebuah frekwensi yang dikenal sebagai carrier frekwensi ( pada WiMAX biasanya diantara 2 dan 11 GHz . Sebuah radio dapat disamakan dengan sebuah perangkat networking seperti router atau bridge yang didalam perangkat tersebut di manage oleh software dan dibentuk pada papan sirkuit yang berisikan kumpulan chip set yang komples .

WiMAX aristektur merupakan arsitektur yang simple , dibangun dengan dua komponen utama yaitu radio dan antenna . Banyak produk WiMAX yang menawarkan perangkat radio base station terpisah dengan antennanya . Sebaliknya , banyak perangkat CPE yang ditawarkan merupakan 2 jenis solusi yaitu CPE dengan sebuah antenna untuk luar gedung dan CPE sebagai perangkat langganan didalam ruangan , seperti gambar berikut :

Sumber dokumen lengkap  :  disinifigure4

Solusi WiMAX menggunakan antena yang terpisah dengan radio

Keuntungan utama dari model tersebut adalah radio terlindung dari perubahan cuaca yang ekstre dan juga kelembaban dimana dapat mengurangi kinerja dan ketahanan radio . Sebagai tambahan , atenna outdorr akan mengoptimalkan link budget ( kinerja dari koneksi wireless ) antara transmitter dan receiver , khususnya pada scenario line of sight . Antena yang terkoneksi melalui media kabel ke Radio WiMAX disebut sebagai pigtail . Satu aturan sederhana tentang instalasi wireless adalah usahakan agar panjang pigtail sependek mungkin . Kenapa ? Semakin panjang pigtail akan semaik banyak sinyal yang lost antara antenna dan radio . Kabel LMR-400 sebagai contoh akan kehilangan sekitar 1dB untuk setiap 3 m kabel .

Radio dan Tempat Penyimpanannya .

figure4

Radio ditempatkan pada sebuah casing tahan cuaca dan tidak jauh dari antena

Foto diatas menunjukan bahwa radio WiMAX dipasangkan dengan sebuah casing . perhatikan dari kiri ke kanan :
a) kabel grounding yang terdapat pada casing
b) Koneksi Ethernet ke sumber data
c) Heliax / pigtail kabel ke antenna

Bagaimana caranya untuk memastikan kalau antenna ditempatkan setinggi mungkin dengan mengingat keuntungan dari topologi line-of-sight dan juga diusahakan agar panjang pigtail sependek mungkin ? Satu pendekatan yang mungkin dilakukan adalah dengan meletakkan radio dekat dengan atap yang dipasangkan radio dan casingnya . Dipertimbangkan untuk casing / tempat penyimpanan radio sudah termasuk criteria berikut :
a) faktor keamanan
b) Daya tahan terhadap cuaca , dengan kondisi dingin atau panas diharapkan radio masih dapat berfungsi .
.
Penutup / casing yang terbuat dari papan metal atau fibergalass dengan sebuah kunci akan memberikan keamanan . Berikut akan diberikan penjelasan bagaimana temperature yang paling cocok untuk digunakan oleh radio WiMAX , radio itu sendiri dapat digunakan pada suhu ideal – 20 f sampai dengan 120 f . Dimana radio itu sendiri akan memproduksi panas yang disebabkan oleh proses operasi kerjanya .

source :  www.nrspot.com

Antena WiMAX

figure4

Tipe antenna yang didesain untuk kebutuhan aplikasi yang berbeda

Tipe antenna yang didesain untuk kebutuhan aplikasi yang berbeda .
Different antenna types are designed for different applications
Antena WiMAX , seperti halnya antenna yang digunakan pada radio mobil , telepon selular , radio FM , atau TV didesain untuk mengoptimalkan kinerja terhadap penerima sinyal . Gambar diatas menunjukkan 3 tipe utama yang biasa digunakan untuk pengembangan WiMAX . Dari Atas ke bawa adalah :
1. Omnidirectional Antena
2. Antena Sector
3. Antena Panel , memiliki fungsi khusus.

Antena Omni Directional

figure4

Antena Omni directional digunakan untuk konfigurasi point-to-multipoint

Halangan utama pada penggunaan antenna omni directional adalah penggunaan dan penghamburan energi yang besar dalam proses mem-broadcast 360 derajat . Hal ini menjadi batasan terhadap jarak dan kekuatan akhir sinyal . Omni directional sangat ideal digunakan pada situasi dimana subscriber / pelanggan yang banyak berada sangat dekat dengan Base Station . Sebagai contoh dari aplikasi omni directional ada hotspot WiFi dimana cakupan area 100 meter dan pelanggan yang terkoneksi dikonsentrasikan pada area yang tidak terlalu besar

Antena Sectoral

figure13

Antena Sector / Sektoral difokuskan pada area yang terfokus

Perangkat antenna sectoral , dengan memfokuskan penyebaran sinyal pada sebuah area yang difokuskan , memberikan cakupan area yang lebih luas dan energi / power yang digunakan lebih sedikit . Banyak operator lebih memilih untuk menggunakan antenna sektoral untuk mengcover 360 derajat service area daripada menggunakan antenna omni directional , hal ini berkaitan dengan kinerja yang lebih baik untuk antenna sektoral .

Antena Panel

source http://nrspot.com/2008/10/06/introduction-about-wimax/

figure13

Antena Panel sering digunakan untuk kebutuhan aplikasi point-to-point

Antena Panel biasanya berbentuk panel datar dengan ukuran kurang lebih 30 cm persegi . Antena panel dapat dikonfigurasikan dengan baik untuk penggunaan casing / box yang berbentuk persegi empat . Konfigurasi daya dilakukan dengan memberikan aliran listrik melalui kabel ethernet yang dikoneksikan ke radio/antenna . Sumber daya listrik semacam ini dikenal dengan Power over Ethernet ( PoE) .

informasi lebih lanjut dapat dibaca disini.

Contoh Aplikasi Web Shop Online :

www.metrochip8.com metrochip.jpg

Toko Komputer On-Line Terlengkap Kualitas Bagus dengan Harga Terjangkau .

www.narcist-union.com narcistunion.jpg

Genuine Leather Shop For Narcist People .

Untuk informasi tentang teknologi open source ini dan aplikasinya lebih lanjut anda dapat melihat informasi berikut , klik disiniUntuk Solusi Aplikasi Sistem Informasi dapat dilihat di sini

Contoh Desain Pembangunan Software Aplikasi Aset

Contoh Desain Pembangunan Software Aplikasi Web E-Gov / E – Government

Contoh Desain Pembangunan Software Aplikasi Executive Information System

Contoh Desain Pembangunan Software Aplikasi Sistem Informasi Akademik

Contoh Desain Pembangunan Software Shopping Cart  Aplikasi Web Cart By Network Regroup

Proposal APlikasi Pembangunan Softaware Aplikasi Asset Maintenance System / Aplikasi Aset

Untuk Informasi Tentang Wimax / Tutorial Wimax / Teknologi Wimax dapat di lihat di Wimax.

Ditulis dalam Wimax. Tag: . 22 Comments »

22 Tanggapan to “WiMAX Tutorial / Tentang WiMAX ( versi bahasa indonesia )”

  1. owannesta Says:

    mmmhh, menarik juga, btw semua perangkat wimax saat ini mudah gak ya untuk masuk ke Indonesia ??

  2. bang jali Says:

    WiMax ini bukannya yang dipakai warnet-warnet skrg ini ya …
    dideket rumah kebanyakan warnet saya liat memakai antena yg sama terus dibagi ke beberapa PC di warnet, … katanya pake jalur waveline gitu makanya lebih cepat aksesnya …

    CMIIW dan pgn tau banyak ttg WiMax nih🙂

    thx a lot

    • donaldabek Says:

      Oh bukan kayanya mas. Karena yang digunakan untuk jalur-jalur internet menggunakan antenna wireless kebanyakan untuk Wi-Fi, yang saya tahu seperti itu. Tapi kalo tidak salah si 3gnet.net.id sudah menggunakan fixed wimax dan cpe wimax yang digunakan untuk client akses internet mereka menggunakan produk dari aperto. Kalau saat ini kelihatannya sudah banyak kali ya. tapi umumnya yang banyak digunakan masih merupakan teknologi Wi-Fi 2,4 Ghz karena masih free.

      Okey bos.

      thank you .

  3. dila Says:

    sudah berapa banyak perusahaan di indonesia yg menggunakan wimax ….?

    thk

  4. eryc Says:

    saya tertarik penggunaan WIMAX untuk kepentingan perluasan coverage area TV kabel …. mohon kalau ada dicarikan ulasan mengenai hal ini .. misal nya penggunaan wimax untuk mengcover pelanggan TV Kabel perumahan…terima kasih

    • donaldabek Says:

      Tv Kabel ya ?
      Kelihatannya wimax lebih kearah infrastruktur jaringan telekomunikasi untuk data lebih dulu deh. Kurang tau juga kalau memang bisa dialihkan sebagai backbone untuk streaming TV/Video karena yang pernah kita lihat untuk CCTV saja dengan kapasitas streaming 11 fps / frame per second dengan hitungan 1 frame = 1 mbps akan cukup membebani jaringan wimax itu sendiri. Tapi ga tau juga kalo kedepannya akan terjadi seperti itu. Wimax = Last mile .

  5. donaldabek Says:

    Btw , katanya sih pers release pernah tak baca di detik.com , katanya tahun 2009 bakalan keluar produk wimax lokal , kita tunggu saja ya .

  6. urang Says:

    Wimax..teknologi baru yang terlunta….di Indonesia alat sudah banyak bahkan ada sebagian orang sdah menggunakan….Tekbologi sudah tersedia alat sdah ada…tinggal NUnggu Do’a Restu Pemerintah Untuk menjalan kannya…!!! Itu za…Gak taw kanpa Pmerintah Blum mengeluarkan Regulasi khusus buat Frekuensi 5 GHz ini…!!

  7. donaldabek Says:

    bentar lagi wimax ditender bos …..
    horeee..

  8. donaldabek Says:

    Sebentar lagi kan sudah ditenderkan regulasi tentang wimax dan dari indonesia produk lokal sendiri sudah siap untuk launching produknya . SO wimax sendiri siap untuk menunggu perubahan teknologi untuk teknologi broadband . Sudah banyak yang menggunakannya ..

  9. Huawei Bangun Jaringan Wimax Globe Filipina « Don’s Says:

    […] a. Wimax Tutorial / Tutorial Wimax / Tentang Wimax / Teknologi Wimax , klik disini […]

  10. Pengamatan IP Video CCTV dengan jaringan Wireless Broadband WiMAX « Don’s Says:

    […] 3. Wimax Tutorial / Tutorial Wimax / Tentang Teknologi Wimax […]

  11. Pemerintah Harus Berani Investasi Perangkat Wimax « Don’s Says:

    […] Wimax Tutorial / Tutorial Wimax / Tentang Teknologi Wimax : disini […]

  12. Rico Says:

    CMIIW yah, setau saya pemenang tender untuk WiMAX itu IM2.. jadi kita serahkan deh kepada mereka pengembangan teknologi ini…

    btw katanya 2010 produknya dah ada loh…..

    • donaldabek Says:

      Yoi.
      Bang rico yang namanya kaya anak saya , betul sekali.
      Kita tunggu aja gebrakan terakhir Wimax di indonesia.
      Okey .
      Have fun.

  13. agungwijaya29 Says:

    gimana cara ngebedain secara Fisik Wifi Ama Wimax ?
    antena : Omni,Sectoral,array

    • donaldabek Says:

      Wah, ini dia pertanyaan yang harus dijawab dengan jiwa besar…
      Secara fisik memang ada beberapa antena wimax dan wifi yang tak jauh berbeda untuk fisik luarnya, tetapi dibagian dalam terdapat perbedaan dimana sebagai contoh bila anda menggunakan antena grid untuk wifi dengan frekwensi 2.4 Ghz dapat kita rubah menjadi antena grid wimax dengan frekwensi 2.5 Ghz dimana kumparan yang terdapat pada grid antena itu dirubah untuk disesuaikan dengan frekwensi yang diinginkan. Banyak hal lain yang dapat kita lihat sebagai perbedaan, walaupun secara teori tetap saja sama ….

      Mungkin begitu …
      Thank you .
      For more information about wimax. please visit http://www.nrspot.com

  14. JOE Says:

    salam kenal. . .

    mw tanya tentang antena mikrostrip untuk aplikasi wimax.
    mungkin bsa diberi referensi tentang tutorialnya maupun metodologi nya.

    thax!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: